menu menu

TikTok dulunya mempengaruhi pemilih muda menjelang pemilu global

Tahun ini, 4 miliar orang berhak memberikan suara politik mereka di seluruh dunia. Platform media sosial – terutama TikTok – memainkan peran besar dalam persiapan menjelang pemilu di Inggris.

Ketika Inggris mempersiapkan pemilu yang sangat dinanti-nantikan, TikTok telah muncul sebagai medan pertempuran baru bagi partai-partai politik di negara tersebut.

Para pemimpin partai Konservatif dan Partai Buruh saling terlibat dalam tren dan meme yang viral, sambil berupaya meredam misinformasi mengenai kebijakan mereka – semuanya dengan harapan dapat menarik perhatian dan dukungan pemilih muda.

Taktik ini telah diterapkan oleh para politisi Amerika belakangan ini, namun relatif baru di Inggris. Hasilnya, kampanye mendatang di Inggris dijuluki sebagai 'pemilu TikTok pertama', yang mencerminkan semakin pentingnya platform ini dalam komunikasi politik.

Menurut Ofcom, TikTok adalah sumber berita dengan pertumbuhan tercepat di Inggris selama dua tahun berturut-turut pada tahun 2023, dengan 10 persen orang dewasa dan sebagian besar remaja mengandalkannya sebagai sumber berita utama.

Untuk menjangkau khalayak ini, partai-partai Buruh dan Konservatif masing-masing telah meluncurkan akun TikTok resmi, menggunakan platform tersebut untuk berbagi segala hal mulai dari rincian kebijakan hingga upaya-upaya lucu dalam sandiwara lucu.

Partai Buruh sangat aktif, mencatatkan beragam pertarungan meme dan kebijakan penjelasan. Sebaliknya, kaum Konservatif condong ke arah tradisional video politisi-berbicara-ke-kamera, yang cenderung menarik keterlibatan yang signifikan namun tidak selalu positif.

 

@pesta buruh Sebuah 👏Irlandia 👏 Yang 👏 Berfungsi 👏 Untuk 👏 Semua #LabourIrlandia #SLabour ♬ suara asli – Partai Buruh

Meskipun konten resmi dibuat untuk menghibur tontonan, lonjakan konten politik di TikTok juga menyebabkan meningkatnya misinformasi.

Para pemilih muda dihadapkan pada video-video yang menyebarkan rumor tidak berdasar, serta klip-klip buatan AI yang mengaburkan batas antara sindiran dan kenyataan.

Misalnya, video viral menyatakan bahwa Rishi Sunak mengadakan pemilihan dini karena keterlibatannya dalam skandal besar dan bahwa Sir Keir Starmer bertanggung jawab atas kegagalan mengadili Jimmy Saville, seorang pedofil berantai.

Penggambaran Sunak dan politisi lainnya yang dibuat oleh AI semakin memperkeruh keadaan. Salah satunya, Sunak palsu memohon kepada pemirsa, 'Tolong jangan memilih kami, kami akan dimusnahkan!' sementara video lain memperlihatkan Sunak menguraikan janji dinas nasionalnya untuk mengirim remaja berusia 18 tahun ke zona perang saat ini di Ukraina dan Gaza.

 

@cheeky.tertawa #rishissunak #Inggris #politik #video Lucu #humor #konservatif #rencana ♬ suara asli – Komedi Cheeky Laughs

Meskipun beberapa video ini telah diberi label sebagai parodi, komentar pengguna mengungkapkan kebingungan yang luas mengenai keaslian klaim tersebut.

Menanggapi meningkatnya kekhawatiran mengenai misinformasi, TikTok menyatakan telah meningkatkan investasinya dalam melawan konten palsu, khususnya dalam konteks pemilu Inggris.

Platform ini telah menambahkan pakar pengecekan fakta ke dalam timnya dan menggunakan teknologi pelabelan AI untuk mengidentifikasi dan menandai video yang menyesatkan.

Namun, tantangan untuk memerangi misinformasi masih sulit mengingat lanskap konten platform yang luas dan cepat berubah.

 

@ukkonservatif BARU: Rencana Partai Buruh dijelaskan #pemilihan Umum #politik Inggris #tenaga kerja #uk ♬ suara asli – Konservatif

Meskipun TikTok memiliki potensi besar untuk mempengaruhi pemilih, kampanye digital tradisional tetap penting. Partai Buruh telah banyak berinvestasi pada iklan Google, YouTube, Facebook, dan Instagram, jauh melebihi belanja Partai Konservatif.

TikTok, yang tidak mengizinkan iklan politik berbayar, menuntut gaya dan pendekatan yang berbeda. Pihak-pihak harus bekerja lebih keras untuk mempromosikan konten mereka secara organik, mengandalkan keterlibatan dari pengguna muda untuk meningkatkan visibilitas melalui algoritma TikTok yang rumit.

Bagi partai kecil dengan anggaran terbatas, hal ini bermanfaat karena TikTok menawarkan peluang unik untuk mendapatkan visibilitas.

 

@pesta buruh Dua sahabat mengambil keputusan yang akan kita sesali 🙃 #Tenaga kerja #LabourIrlandia ♬ suara asli – Partai Buruh

Para kreator yang memahami dinamika platform ini percaya bahwa Partai Buruh telah melakukan upaya yang kuat, dengan mengambil contoh dari keberhasilan strategi digital di luar negeri.

Hal ini termasuk kampanye Presiden Joe Biden yang didorong oleh influencer, yang menyoroti pentingnya membangun kehadiran di platform seperti TikTok.

Mereka menambahkan bahwa Partai Konservatif bisa mendapatkan keuntungan dengan menampilkan anggota-anggota yang lebih relevan dan kurang dikenal untuk melibatkan audiens yang lebih muda. Jika mempertimbangkan konten yang baik dan buruk, pengaruh media sosial dalam membentuk narasi politik kini tidak dapat disangkal.

Seiring dengan semakin dekatnya pemilu, peran TikTok dalam melibatkan dan memberikan informasi kepada pemilih muda akan terus berkembang, tidak hanya menentukan hasil pemilu tetapi juga masa depan kampanye politik digital di Inggris.

Aksesibilitas