menu menu

'Rizz' dinobatkan sebagai kata terbaik tahun ini oleh Oxford University Press

Kata kunci TikTok favorit Gen Z, 'rizz', dinobatkan sebagai kata terbaik tahun ini untuk tahun 2023. Tidak yakin apa artinya? Memoles dialek media sosial Anda mungkin perlu dilakukan.

Kata 'rizz' dinobatkan sebagai kata terbaik tahun ini oleh Oxford University Press.

Berdasarkan lebih dari 32,000 suara dan penilaian akhir dari tim ahli bahasa, kata tersebut didefinisikan sebagai 'gaya, pesona, atau daya tarik; kemampuan untuk menarik pasangan romantis atau seksual'. Kata itu digunakan tanpa henti di TikTok tahun ini dan merupakan bahasa pokok dialek Gen Z.

'Rizz' dipahami sebagai kependekan dari kata 'karisma' dan juga dapat digunakan sebagai kata kerja. Ungkapan 'rizz up', misalnya, berarti ngobrol atau merayu seseorang. Ini pada dasarnya adalah versi 'permainan' yang diperbarui.

Pilihan kata Oxford University Press menandai semakin besarnya pengaruh Gen Z terhadap bahasa dan wacana biasa, dan memperkuat kehadiran media sosial yang luar biasa dalam komunikasi kita sehari-hari. Ini mengikuti jejak kata tahun ini pada tahun 2022, yang merupakan 'mode goblin'.

Ditambah lagi, semuanya menyenangkan. Itu hal yang paling penting, bukan?


Kata mana yang menjadi runner up?

Menariknya, ada beberapa kata runner up yang hampir mengambil mahkota. Yang pertama adalah 'prompt', sebuah istilah yang mengalami peningkatan besar dalam penggunaan sehari-hari pada tahun 2023 berkat ledakan AI generatif dan ChatGPT.

Seperti yang ditulis oleh Oxford University Press, 'seiring dengan menyebarnya sistem AI […] semakin banyak orang yang mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menggunakannya secara efektif dan, dalam beberapa kasus, menjadi insinyur cepat yang terspesialisasi'.

Kecintaan baru kami terhadap kata 'prompt' mewakili hubungan kami yang semakin terjalin dengan mesin dan informasi yang dihasilkan secara prosedural.

Berikutnya adalah 'situasi', sebuah istilah yang pasti Anda lihat di internet selama dua belas bulan terakhir. Kombinasi dari 'situasi' dan 'hubungan', Oxford University Press mendefinisikan istilah tersebut sebagai menggambarkan 'hubungan romantis atau seksual yang tidak dianggap formal atau mapan'.

Sama seperti rizz, kata ini mendominasi feed TikTok dan Instagram sepanjang tahun 2023, dan menjadi andalan para Gen Z yang sedang kebingungan dalam percintaan.

'Swiftie' juga berhasil lolos tahun ini. Beberapa lainnya yang termasuk dalam daftar tersebut adalah 'beige flag', 'de-influencing', 'heat dome', dan 'parasocial'. Banyak dari istilah-istilah ini merujuk pada romansa, tren media sosial, atau menggambarkan hubungan antarmanusia, yang sekali lagi mencerminkan pengaruh Gen Z terhadap dialek kita sehari-hari.


Apa artinya ini bagi kemajuan bahasa kita?  

Tentu saja, nominasi dan label semacam ini sebagian besar hanya untuk bersenang-senang, dan mungkin tidak boleh dianggap terlalu serius.

Namun, hal ini merupakan indikasi yang baik mengenai di mana budaya pop paling banyak dirasakan dalam bahasa dan pilihan kata kita pada tahun tertentu. Sekilas melihat kembali pilihan terakhir dari satu dekade lalu akan membawa kembali kenangan. Ada yang ingat 'selfie' tahun 2013?

Mungkin saya menunjukkan usia saya.

Namun demikian, 'rizz' adalah bukti kuat yang menunjukkan bahwa media sosial dan konten berdurasi pendek akan terus mendominasi lanskap dan bahasa budaya pop kita dalam waktu dekat. Kita sudah hidup di dunia di mana singkatan sudah menjadi hal yang lumrah – baik melalui emoji, label, atau penyingkatan kata sederhana – dan hal ini kemungkinan akan terus meningkat.

Mari kita lihat apa yang akan terjadi tahun depan. Mengetahui Taylor Swift, dia mungkin akan muncul dalam daftar pendek untuk tahun kedua berturut-turut.

Aksesibilitas